Anggaran Penanganan Covid-19 Kukar Sudah Terserap 30 Persen

img

(Ketua Komisi IV DPRD Kukar Baharuddin saat memimpin pertemuan)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TENGGARONG- Anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 Kabupaten Kutai Kartanegara di tahun 2021 baru terserap 30 persen, dari nilai hampir Rp40 miliar.

Hal itu terungkap saat Komisi IV DPRD Kukar Senin (14/6/2021) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) diruang Banmus DPRD, untuk membahas realisasi anggaran penanganaan Covid-19 tahun 2021.

Rapat Dengar Pendapat dipimpin Ketua Komisi IV Baharuddin, didampingi Anggota Komisi IV Saparaudin Pabonglean, Abdul Wahab, Ketua Komisi II Hamdan, dihadiri  Asisten I Sekkab Kukar Ahmad Taufik Hidayat, dan Perwakilan Dinkes dan Disdikbud Kukar.

Baharuddin Ketua Komisi IV DPRD mengatakan, RDP dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana realisasi anggaran penanganan  Covid-19 Kutai Kartanegara pada 2021 ini.

Pada kesempatan RDP itu Asisten I Sekkab Kukar Ahmad Taufik Hidayat mengatakan, anggaran penanganan Covid-19 2021 sebanyak Rp. 39,9 milliar, yang dialokasikan ke 3 OPD yang ada di Kukar yaitu, Dinkes Kukar, BPBD Kukar, dan Satpol PP.

Ahmad Taufik mempaparkan dari Rp39,9 miliar tersebut alokasi untuk Dinas Kesehatan mencapai angka Rp32,3 miliar terealisasi Rp10,7 miliar atau 33 persen, kemudian BPBD mencapai angka Rp6,2 miliar terealisasi Rp1,4 miliar dan Saatpol PP teranggarkan Rp1,5 miliar teralsiasi Rp580 juta.

"Rata rata realisasi nya sudah di capai di atas 20 persen, dibawah 33 persen di 3 OPD tersebut, kalau dari Rp 39,9 milliar itu sudah 30 persen yang sudah terealisasi" kata Ahmad Taufik Hidayat.

Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Kukar Baharuddin mengatakan, anggaran penanganan Covid-19 2021 sudah dijelaskan secara jelas dari pemerintah daerah, bahwa penyerapan anggaran yang terealisasi sudah 30 persen pada 2021.

Anggota Komisi IV DPRD Saparudin Pabonglean pada pertemuan itu mengatakan, bahwa upaya untuk penanggulangan dan penanganan Covid-19 harus didukung bersama. Corona, menurut Saparuddin memang benar ada, dan dirinya merasakan itu. Dirinya mendukung untuk pelaksanaan program vaksinasi Covid-19.(*riz/adv)